Rabu, 20 Agustus 2014

Arah Kapal Berlayar

Bismillah,..
Rabu, 20 Agustus 2014.

" Kita semua dilahirkan untuk sebuah alasan, namun tidak semua orang bisa menemukannya. Kesuksesan dalam hidup tidak ada hubungannya dg apa yg kau peroleh dalam hidup atau capai untuk diri sendiri. Kesuksesan adalah tentang apa yg kau lakukan bagi orang lain "~Danny Thomas.
Kalimat ini cukup menjadi teguran tentang apa yang tersirat dalam tujuan penciptaan manuisa di bumi. Bahwa Alloh menciptakan manusia dangan dua tujuan. sebagai hamba Alloh dan khalifah di muka bumi ini. Di usia yang menjelang seperempat abad ini, ada banyak sekali PR pada diri pribadi mauemen pun orang - orang sekitar yang belum tertunai. Masih banyak hal yang perlu diperbaiki oleh diri ini. Sikap dan tingkah laku. Bahkan sikap yang masih jauh dikatakan dewasa. Seharusnya laju usia sebanding dengan kedewasaan, namun ternyata tidak demikian. Sebagaimana mengutip dalam sebuah kalimat, bertambahnya usia bukan berarti kau paham segalanya ( Dee, Jembatan Zaman ).

Setiap anak memang tak bisa menentukan dari rahim siapa mereka terlahir. Namun, beranjak bertambah usia maka sudah menjadi pilihannya. Bagaimanakah jalan kehidupannya selanjutnya. sejauh kapal berlayar, kapalku masih di tepian. Mimpiku sempat tenggelam di beberapa waktu yang lalu. Namun, Alloh selalu membuka pintu lain untuk menjadi jalan kutemukan mimpiku yang karam bahkan nyaris tak bersisa. Kini layarku mulai terbuka, ku arahkan kapal dalam sebuah arah pelayaran yang pasti. Mimpi itu harus ku kejar. Meski aku tahu, pelayaran tanpa arah mungkin alternatif pengisi liburan, namun cara yang buruk untuk mengisi hidup kita. Aku punya arah kemana layarku mengembang. Meski terdengar terlambat dan perjalanan semakin sulit. Itu artinya  komitmenku harus semakin kuat. Aku ingin menjadi seperti apa yang pernah Whit Hobbs tuliskan, " Siapa kita sekarang, di manapun kita berada, berapa pun usia kita sekarang, sukses adalah bangun tidur di suatu pagi dan meloncat dari tempat tidur karena ada sesuatu di luar sana yang sangat senang kita kerjakan, yang kita yakini dan kerjakan dengan baik, sesuatu yang lebih besar daripada diri kita, dan kita sabar melakukannya hari ini. "

Impian adalah idealisme tertinggi kita , serta memuat kita percaya akan adanya takdir. 

Berharap terbaik dalam setiap hembusan nafas serta langkah kaki ini berjalan. Terjaganya hati atas niat dan ketaatan yang istiqomah. Jika masih ada mimpi atau cita  - cita yang belum tercapai. Aku yakin Alloh sedang menyimpannya dan memeluk erat mimpi itu. Hingga waktu yang tepat DIA memberikannya padaku.  Karena doa itu masih teruntai untuk menembus langit di setiap sepertiga malamku. aku berfikir Alloh sedang ingin menjadikanku pantas dan siap menerima mimpi dan cita - cita itu kelak. Sehingga ketika ada tantangan yang lebih besar menghadap maka aku telah jauh lebih siap. Aamiin.



Minggu, 29 Juni 2014

Ramadhan 1435 H

Bismillah

1 Ramadhan 1435 H / 29 Juni 2014

Hamim in Target Ramadhan 1435 H

...
Dalam ketaatan ku menunggu mu
Meski tak kuasa ku tahan rinduku pada bulan penuh mulia,
Terlewat Rajab berjumpa dengan bulan penuh pesona : Sya'ban.

Kini
ku jumpai kau pun dalam ketaatan,
Ramadhan 1435 H.
Berharap penuh Berkah.
Bismillah....

Kamis, 26 Juni 2014

2014

Bismillah,.
@AL Insan, 28 Sya'ban 1435 H


Tulisan yang hampir setengh tahun berjalan dan terlewat.
Latepost  namun tak ingin terlewat untuk coretan di rumahku yang sederhana ini.
Ku tuliskan rangkaian mimpi ini bukan pada tepat pergantian tahun Masehi melainkan pada 1 Muharom 1435 H.

Tentang sebah azam. Terkesan klise namun bagiku ini adalah semangat.
Semoga menjadi sarana agar diri ini semakin bersemangat,
Bukan tulisan melainkan uraian sederhana seperti di bawah ini .

22 .11.13

Maha suci Alloh yang membuat skenario untuk setiap hambaNya.
Dalam titik - titik kepenatan.
Aku percaya bahwa sedang ada pelajaran yang ingin Kau tunjukkan padaku.
Meski harus tertatih mengeja apa yang sedang terjadi, rangkaian puzzle itu berserakan.

Duhai penggenggam hati manusia.
Kau beri ujian yang sama di titik terlemah.
Mungkin karena aku tak lolos di ujian sebelumnya ataukah sedang naik tingkat. 
Sungguh Engkau lebih tahu sebagai sutradara di panggung sandiwara dunia ini.
Aku hanyalah manusia yang sedang kau beri peran pemegang amanah ini.
Kau pilih aku, bolehkah aku memohon. KUATkan aku !!


15.12.13

Perputaran waktu ini milikMu.
Meski demikian, aku masih disini.
Belum bisa melesat bak panah.
Au masih disini.
Tentang mimpi.
Ya Alloh, Tuhan pemegang waktu.
Aku memiliki mimpi.
Dan aku percaya.
Kau genggem mimpi itu.
Dalam niat butuh aksi.
Jadilah manusia yang aktf . NO REAKTIF.

PRODUKTIF ==> KONSISTEN ==> FOKUS ==> KHARAKTER


Percayalah bahwa Alloh menggenggam mimpi mu!

Ada MIMPI BESAR bukan hanya untukku sendiri. Tapi untuk umat ini. 
Dan bisa jadi mimpi itu tercapai  3-5 tahun ke depan.
Namun percayalah , ALloh menyimpan mimpi itu.
Tak'kan terlupa!
Temukan passionmu!

" Give yourself more than expected !"

Find what you want to do and  DO IT !
Karier itu tentang " kepuasan dalam berkarya " bukan materi .


Inilah alasan mimpi itu begitu kuat. Bismillah dengan menyebut nama Alloh.  It's about Passion !
selalu ada harapan bahwa MIMPI itu pasti TERWUJUD 

~3ha.


Nb : Maaf ya para pembaca , hanya tulisan dari kumpulan coretan. Agar rumahnya terlihat ramai. Namun terlepas dari itu semua,aku bahkan pembaca juga tak pernah tahu doa dari aamiin siapakiah Alloh mengijabahi doa dari mimpi ini. ^_^ . Jadi mohon dengan ringan hati semoga si pemilik rumah mimpinya di tahun ini terkabul ya . Aamiin .  Begitu pula yang mengamini. 

Melepas Masa Lalu

Bismillah,..
Surabaya, 28 Sya'ban 1435 H / 26 Juni 2014


Karena tiap orang beriman tetaplah rembulan,
memiliki sisi kelam.
Yang tak pernah ingin ditampakkannya pada siapapun.
Maka cukuplah bagiku,
memandang sang bulan,
pada sisi cantik yang menghadap ke bumi.

Tentu,
tanpa kehilangan semangat,
untuk selalu berbagi dan sesekali merasai.
Gelapnya sesal dan hangatnya nasehat.
Sebagaimana sang rembulan \,
yang kadang harus menggerhanai matahari.

Secuplik lirik dalam Dekapan Ukhuwah. Sedikit mewakili apa yang akan saya tulis dalam coretan kali ini. Disadari atau tidak. Diakui atau tidak.  Bahwa sebenarnya kita memahami bahwa setiap orang memiliki sesuatu yang tak seorang pun ingin tahu atau membukaknya kembali, apalagi jika itu berkaitan dengan masa lalu. Dan itu sesuatu yang berkaitan dengan khilaf akan di masa lalunya. 

Kadang ada perasaan tidak suka bahkan malu. Atas sikap atau khilaf yang pernah dilakukan. Namun perlu dipahami bahwa manusia mulia itu bukanlah orang  yang tak pernah salah. Karena tak ada manusia yang maksum selain Rasulullah yang telah terjaga. Melainkan, manusia mulia itu adalah ketika ia salah ia mau mengakui dan bersegera untuk meminta ampunan kepadaNya. 
Kesadarannya akan kesalahan yang pernah ia lakukan adalah teguran bahwa Alloh sedang mengajari kita sesuatu melalui proses seperti ini. Alloh punya rencana luar biasa dalam setiap peristiwa dan pertemuan kita dengan seseorang. Kembali pada sikap bijak kita menghadapi itu semua.

Islam mengajarkan kita tentang arti maaf. Tentang memberi ruang pada mereka yang pernah melakukan salah dan bertaubat atas kesalahan yang pernah mereka lakukan. 
" Belajar memberikan kesempatan pada seseorang. Berharap kebaikan meskipun kadang tanpa alasan yang dimengerti."
lepas masa lalu sebagai pelajaran untuk masa depan 
Mereka yang hadir dalam kehidupanmu adalah manusia biasa yang selayaknya memiliki ruang penuh salah dan khilaf. Namun bukan berarti memberi ruang maaf menjadi begitu sulit untuk menjadikan mereka lepas dari rasa bersalah. Hal yang bisa kita lakukan adalah mendorong mereka kembali menuju jalan TuhanNya.
Biarlah setiap khilaf akan masa lalu menjadi penanda dosa bagi mereka. Sebagai pelajaran hidup. Pun diri kita, tugas kita adalah mendampingi sebagai bentuk ukhuwah yang saling merenda kehangatan persaudaraan menuju jalanNya.

Mengutip Senandung dari  Jalan Masih Panjang oleh  Edcoustik,
Jalan hidup takkan pernah lurus, pasti ada salah lewati segalanya
Namun Tuhan takkan pernah berhenti , membuka jendela maaf untuk kita.
Terima kasih untuk jalan hidup yang penuh warna ini Ya Robbi.
Sehingga banyak hal yang bisa dipelajarai dan diptik hikmahnya.
Atas nikmat keimanan, Islam dan nafas yang senantiasa bertasbih.
Menunggu dengan sabar detik - detik sambut bulan mulia.
Ramadhan 1435 H.


~3ha.


Minggu, 26 Januari 2014

#G A L A U


..
senja sedang berpulang disertai hujan yang tak urung membasahi bui tiada henti.
Coretan pertama di tahun 2014. Suatu hal yang mungkin aneh untuk aku lakukan.
Banyak hal yang ingiin tertuang namun sepertinya hanya ini yang bisa di hasilkan.

Aku ingin mengawalinya dengan sepenggal syair nasyid.

...
Kutanyakan pada UstadzApa yang mesti kulakukanMenyambut rasa iniKarna ku takut jurang dosa-dosa
Dan lalu ustadz menjawabTerjauh terdalam seluruh cintamuHanyalah Allah dan Rasulullahyang tak semestinya tertandingi


ini adalah sepenggal lirik nasyid yang mungkin terbaca begitu galaunya ang mendengarkan tipe nsyaid yang seperti ini.
Tidak  kawan, kadang hal - hal yang cukup ampuh mengobati mereka yang sedang berada posisi bingung apa yang harus mereka lakukan atas jebakan hatinya. Ini jelas efektif untuk sedikit menyadarkan mereka.

Oh ya , judul di atas sebenarnya tidak mewakili isi dari tulisan ini.
Tapi intinya adalah,

tentang perasaan,
Tentang perasaan tak ada yang tahu.
Disaat kita sangat ingin memiliki,
sesungguhnya di saat itulah kit aharus siap melepaskan.
Maka itulah CINTA.
Berani melepaskan bukan berarti tak cinta,
Namun, jika untuk kebaikan orang yang kita cintai tentu inilah setulusnya cinta.

 ~3ha.

 Kadang kita terlalu isbuk untuk mengurusi jebakan - jebakan perasaan kita sendiri.
Lihat keluar kawan, lihatlah awan. Lihatlah daun yang gugur.
Lihatlah tetas air saat jatuh, lihat ayam yang sedang mengais makanan di tanah.
Intinya lihat dunia luar, jangan terkurung di duniamu sendiri.
Kau akan tahu bahwa hidup itu lebih indah dan berwarna saat kau mau melepaskan jebakan perasaan itu.

Oke!

MOVE ON!
hidupmu bukan milikmu sendiri, so lepaskan dan berkaryalah !
#eha.26012014

Rabu, 30 Oktober 2013

( menjelang ) 1435 H

Bismillah,..

... ada sebuah rasa yang tidak diungkap dengan kata - kata. Narasinya terlalu indah dan tidak cukup jika hanya kalimat berurai yang mewakilinya.

Saat jiwa itu lelah,
Fisikpun seakan ringkih tak berdaya.
Ada sesuatu yang hilang saat uh ini tak berinteraksi dengan kekuatan langit.

Saat malam tak diisi dengan sujud penuh penghambaan.
Saat malam tak diisi dengan terbukannya mata karena muhasabah,
Ada yang hilang dari ruh ini.
Ada yang tak dikenal.
Hampa.

Mungkinkah kekuatan langit sedang tidak bersahabat?
Mungkinkah kekuatan langit terlalu banyak pekerjaan hingga sibuk membagi enenrginya untuk yang lain.

Atau,..
ada yang salah dengan diriku?
ada kekhilafan apa yang aku perbuatan ?
Hingga kekuatan langit tak mau berbagi energi denganku.

Ternyata semua sumber masalah bermuara pada jiwa dan aktifitas yang melemah.
Kekuatan itu bersumber pada sholatku, tilawahku , hafalanku dan hubunganku dengan makhlukNya yang lain.

Duhai dzat Maha Sempurna,
pemilik kekuatan yang tak pernah terkalahkan..
Inikah caraMu menegurku.
Saat malam penuh muhasabah menjadi sesuatu yang dirindukan.
Saat interaksi dengan Alquran menjadi sesuatu yang menenangkan.
Benarkah hati ini sedang merindukan DIA ?

jawabnya tentu IYA.
Hati ini sedang merinduNya.
Merindu malam yang penuh hening saat pertolonganNya datang menentramkan jiwa.
Penat, kesibukan, target keduniawian telah banyak mengisi ruang - ruang itu.


Saatnya kembali.
Bisa jadi , DIA pun merindukanku untuk kembali.

lakhaula wala kuata illlah billah.
Hanya kepadaMu kami berserah.

Minggu, 13 Oktober 2013

#kangen


Wahai penggenggam hati,..

ada rasa yang tak bisa di ungkapkan dan ia berkeliaran menembus batas khayalku.
bukan tentang rasa kepada manusia. bukan itu.

tentang hati yang rindu kepada sebuah pencipataanMu.
Sederhana, cantik dan polos.
Menenangkan dan menggetarkan, ialah alam.

Jadi teringat sajak #kangen karya maestro sastra besar Ws. Rendra.
KANGEN
Kau tak akan mengerti bagaimana kesepianku…
menghadapi kemerdekaan tanpa cinta
kau tak akan mengerti segala lukaku
kerna luka telah sembunyikan pisaunya.
Membayangkan wajahmu adalah siksa.
Kesepian adalah ketakutan dalam kelumpuhan.
Engkau telah menjadi racun bagi darahku.
Apabila aku dalam kangen dan sepi
itulah berarti
aku tungku tanpa api.


...menulis dan doa adalah cara sederhana mengungkapkan rindu dalam jiwa.
:.3ha.:

Selasa, 02 Juli 2013

cintaNya Beda.

Bismillah,..
,..mendung bergelayut , rahmat Alloh tercurah di pagi elokNya.

Semoga selalu teriring dengan semangat yang tak pernah pudar.
Berkarya dan berkarya!

Lama sekali tangan ini tak menuliskan coretan- coretan, banyak hal ynag ingin dikeluarkan dari otak,.
Baiklah saatnya menulis.
Ada banyak yang ingin diceritakan, bahkan berlebih tapi hanya sebagian yang terekan setidaknya bisa mewakili.
Sebuah perjalanan ini, menyusuri jejak petualang .

#tentanghidup.

MASALAH adalah sesuatu yang hadir dalam kehidupan setiap anak manusia bahkan bisa jadi masalah selalu hadir tiap detk tiap hembusan nafas. Tapi sadarilah bahwa masalah hadir adalah sebuah keniscayaan.
Hanya saja yang perlu di garis bawahi bagaimana kita menytikapinya.
Bersinggungan dengan kawan kerja, saudara atau bahakan dengan pasangan kita mungkin. Adalah hal yang wajar. 
Kita berinteraksi dengan manusia, beda kepala dan beda hati. So, Belajarlah memahami.!!!:)
Ingat Umur!!! Kita tidak pernah tahu berapa lama kontrak umur kita di dunia ini. 
Jika kita disibukkan dnegan rasa tidak nyaman atas sikap atau hal kecil saudara kita kapan bahagianya.

Perasaan itu adalah benda sensitif, jangan terlalu memanjakannya . Buat dia kuat dengan tidak terlalu membawa semua permasalahan dalam lautan perasaan.

#tentanghidup.

Satu hal lagi yang membuat munculnya masalah di permukaan adalah aktivitas membandingkan.
Dalam banyak hal, tentang rizky yang Alloh berikan berupa pekerjaan, jodoh atau kondisi yang bersifat keduniawian. Sehingga inilah yang melahirtkan kondisi tidak nyaman sehingga muncullah maslaah dalam diri. (lagi - lagi) terbawa perasaan.. Padahal tahukah kau kawan? Bahwa bahagia iu adalah ketka kita tidka membandingkan apa yang kita punya dengan apa yang dimiliki oleh orang lain. Sehingga menimbulkan penyakit hati. Tak pernah merasa cukup.
Sadarilah, bahwa ketenangan tidka selalu diukur dalam ukuran duniawi. Bahkan orientasi keduniawian inilah yang membuat hati tak nyaman, tak tenang dan kegelisahan tingkat dewa.
Terkisah, ada seorang di daerah kemacetan sedang duduk snatai di sebuah mobil mewah melihat di seberang jalan merasa iba terhadap para penarik becak yang tak kunjung ada penumpang di pinggiran jalan. Namun pernahkah kita menanyakan apakah benar para 'tukang becak' itu merasa tidka nyaman dengan kondisi mereka? Bisa jadi jawabannya adalah sebaliknya, mereka malah merasa lebih tenanag, bis atidaur nyenayk dalam kondisi apapun, Hanya penampakan saja meraka terlihat berkondisi yang mmebuat simpati. Tapi mereka lebih bisa tidur nyenyak daripada mereka yang tidur di tempat tidur dengan kualitas tinggi tapi dikejar oleh waktu sehingga tidur tidak bis anyenyak. Ingat, itu hanya permukaan! Tak semua yang terlihat nampak kasat mata terlihat begitu adanya. 
karena cinta itu adalah berawal dari tindakan yang sederhana.
Jika dengan sederhana saja tak bisa, bagaimana bisa mencinta dengan yang lebih dari kata sederhana?
So... 

Jangan jadikan dunia, materi sebagai orientasi utama. Maka kita akan labil, gelisah atau bahkan tak bis atidur dengan nyenyak. Percayalah!!!!Barokah itu tidak bisa di ukur dalam ukuran angka - angka atau kenikmatan duniawi  yang kasat mata. Standarkan hidup dengan ukuran orientasi ukhrowi maka dirimu akan stabil tak gelisah. :)
Kawan,..
Alloh tak pernah salah hitung ! PERCAYALAH , tugas kita adalah bekerja! bekerja! 
Biarlah Alloh yang menilai . Fokus dan bersungguh - sungguh karena cintaNya. Insya Alloh keberkahan akan menyertai. Cara DIA mencintai beda. Tak bisa kita duga karena cintaNya di tunjukkan dalam cara - cara yang luar biasa. Tak disangka sangka. Tersnyumlah .. Alloh tak pernag mendatangkan ujian melebihi kemampuan hamba - hambaNya . DIA lebih tahu dari apa yang kita ketahui.



Fastabikhul khoirots..road to 7 hari Ramadhan 1434 H.

:.3ha:.
Bumi Pahlawan, 2 Juni 2013